IMPLEMENTASI KONSELING REALITA DALAM MENINGKATKAN SELF-ESTEEM DAN MENGURANGI KONFORMITAS PADA PERILAKU MEMBOLOS SISWA
Kata Kunci:
konseling realita, self-esteem, perilaku membolosAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan konseling realita dalam meningkatkan self-esteem dan mengurangi konformitas terhadap perilaku membolos siswa di MA Amanatulloh. Konseling realita membantu siswa menyadari bahwa mereka memiliki kendali atas keputusan mereka, termasuk keputusan untuk tidak membolos, dan mengajarkan tanggung jawab pribadi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan subjek penelitian siswa, guru pembimbing, dan konselor sekolah. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data diolah menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang secara umum terdiri dari 1) pengumpulan data, 2) reduksi data, 3) penyampaian data dan 4) pengambilan kesimpulan dan pemeriksaan kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi konseling realita berhasil meningkatkan self-esteem siswa dan mengurangi perilaku membolos. Siswa yang mengikuti konseling realita lebih mampu membuat keputusan yang lebih bertanggung jawab dan mengurangi tekanan konformitas dari teman sebaya. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa konseling realita dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas hidup siswa, mengurangi masalah perilaku seperti membolos, dan memperkuat keterampilan pengambilan keputusan serta kesadaran diri siswa, yang dapat diterapkan secara luas di lingkungan pendidikan.